
AS meluncurkan serangan rudal tepat sasaran terhadap militan ISIS di wilayah barat laut Nigeria, khususnya negara bagian Sokoto, pada malam Natal 25 Desember 2025. Presiden Donald Trump mengumumkan aksi ini sebagai respons atas kekerasan yang menargetkan umat Kristen, dengan peringatan serangan lanjutan jika pembantaian berlanjut. Serangan dilakukan atas permintaan pemerintah Nigeria dan dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri setempat.
Detail Serangan
Trump menyebut serangan itu “dahsyat dan mematikan”, menewaskan beberapa teroris ISIS, disertai ucapan “Selamat Natal” untuk semua termasuk korban. Video dari Kementerian Pertahanan AS menunjukkan peluncuran rudal dari kapal militer, dijadwalkan semula 24 Desember tapi ditunda. Ini menjadi serangan pertama AS di Nigeria di era Trump, setelah kritiknya sejak Oktober-November 2025.
Respons Pihak Terkait
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth apresiasi kerjasama Nigeria dan beri ucapan Natal. Nigeria tegaskan kolaborasi keamanan melawan ISIS, meski tolak narasi penganiayaan agama ala kelompok sayap kanan. Beberapa laporan sebut potensi salah sasaran di desa tak berafiliasi ISIS.
Konteks Kekerasan
Serangan bom bunuh diri ISIS di malam Natal memicu respons AS, dengan Trump klaim lindungi umat Kristen dari “pembantaian berabad-abad”. Komando Afrika AS konfirmasi target teroris tewas, tapi tak sebut jumlah pasti. Berita ini viral 25-27 Desember 2025 di media global dan sosial.