
Rihan Sharab, seorang pengungsi perempuan asal Khan Younis Timur di Gaza, sedang memanfaatkan kardus bekas dari bantuan kemanusiaan untuk membuat lentera (fanoos) dan dekorasi Ramadan yang berwarna-warni bagi anak-anak di sekitarnya.
Inisiatif ini bermula dari permintaan putranya yang ingin memiliki lentera Ramadan; Rihan pun membuatnya dan mengunggah ke media sosial, yang langsung viral dan menarik pesanan dari warga pengungsi. Ia merakitnya di bengkel kecil menggunakan kardus, kain sisa bantuan, silikon, dan rumbai, meski kesulitan mendapat bahan karena penutupan perbatasan Gaza.
Hasil karyanya—seperti lentera berbentuk bulan, boneka Ramadan, dan kain bertuliskan “Ramadan Kareem”—menghiasi kamp pengungsian dan membawa keceriaan bagi anak-anak menjelang Ramadan 1447 H. Kisahnya menjadi simbol ketangguhan dan harapan di tengah konflik berkepanjangan.