
Industri Kecil Menengah (IKM) otomotif Indonesia menyuarakan kekecewaan atas rencana PT Agrinas Pangan Nusantara impor 105.000 unit pikap dari India (Mahindra, Tata Motors) senilai Rp24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ketua PIKKO Rosalina Faried sebut impor CBU ini ancam utilisasi pabrik lokal yang baru 60-70%, rugikan komponen dalam negeri, dan bertentangan program industrialisasi. Kadin hingga Gaikindo minta Presiden Prabowo batalkan rencana ini demi lindungi manufaktur nasional.
Sudah 200 unit Mahindra tiba; IKM minta maksimal 50% impor, sisanya suplai lokal yang sanggup penuhi kebutuhan.
Potensi kerugian industri Rp27 triliun plus mati lapangan kerja di tengah pasar otomotif lesu 2025.