Minggu, 25 Oktober 2026
Masuk
Berita

Dokter Sempat Drop di Tengah Operasi, Infus Dipasang di Kaki agar Tetap Bisa Menangani Pasien

Dokter ini drop di tengah operasi, tapi infusnya malah dipasang di kaki agar ia bisa melanjutkan prosedur. 🩺 Prof. Dr. Oğuz Basut dari Turki mengalami penurunan tekanan darah setelah sebelumnya keracunan makanan. Setelah kondisinya stabil, ia melanjutkan operasi pasien. Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada 2021 dan kembali viral.

Kisah seorang dokter di Turki yang tetap melanjutkan operasi meski kondisi tubuhnya tiba-tiba menurun kembali menjadi perhatian di media sosial. Dokter tersebut diketahui adalah Prof. Dr. Oğuz Basut, spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) dari Bursa Uludağ University, Turki.

Peristiwa tersebut terjadi pada 2021 ketika Basut sedang melakukan operasi terhadap seorang perempuan muda dengan tumor pada kelenjar ludah. Operasi tersebut membutuhkan ketelitian karena tumor berada di area yang berdekatan dengan saraf wajah.

Dr. Oguz Basut sedang menjalani operasi ketika kondisinya tiba-tiba menurun. Ia merasa tidak enak badan dan tekanan darahnya turun. Meski demikian, ia berusaha agar prosedur tetap dapat dilanjutkan.

Sehari sebelum operasi, Basut mengalami keracunan makanan. Kondisi tersebut membuat tubuhnya kehilangan banyak cairan. Ia sempat mendapat terapi cairan, tetapi ketika operasi berlangsung, kondisinya kembali memburuk dan tekanan darahnya turun.

Alih-alih langsung meninggalkan ruang operasi, Basut meminta timnya memasang infus pada kaki kanannya. Dengan posisi duduk dan tetap berada di ruang operasi, ia melanjutkan prosedur sambil mendapatkan cairan melalui infus.

Beberapa menit setelah mendapatkan cairan, kondisinya disebut membaik dan tekanan darahnya kembali stabil. Operasi kemudian dapat dilanjutkan hingga selesai.

Basut menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan tindakan yang penting dan kompleks sehingga ia merasa tidak dapat begitu saja meninggalkan pasien di tengah prosedur. Ia juga mengatakan bahwa menurutnya tenaga kesehatan lain kemungkinan akan melakukan hal serupa dalam situasi tersebut.

Karena membutuhkan penanganan segera, tim medis memasang infus pada kaki Dr. Oguz Basut. Ia tetap berada di ruang operasi dan berusaha mempertahankan jalannya prosedur meski kondisinya sempat memburuk.

Foto Basut yang sedang menjalani operasi sambil mendapat infus di kaki kemudian beredar luas di media sosial. Gambar tersebut kembali muncul dalam berbagai unggahan beberapa tahun setelah kejadian aslinya.

Basut sendiri bukan dokter yang baru dikenal. Profil profesionalnya mencatat bahwa ia merupakan profesor bidang THT di Uludağ University dan telah lama menangani berbagai prosedur bedah THT.

Meski kisah tersebut menunjukkan situasi yang tidak biasa, keputusan tenaga medis untuk tetap bekerja ketika kondisi fisiknya menurun tentu merupakan situasi yang memerlukan pertimbangan keselamatan. Dalam praktik medis, kondisi pasien dan tenaga kesehatan harus sama-sama diperhatikan.

Yang menarik, Basut justru tidak menggambarkan dirinya sebagai seorang pahlawan. Ia menyatakan bahwa dirinya yakin tenaga kesehatan lain juga akan berusaha menyelesaikan tanggung jawab terhadap pasien dalam kondisi serupa.

Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada April 2021, bukan kejadian baru pada 2026. Namun, foto dan ceritanya kembali viral karena memperlihatkan situasi tidak biasa: seorang dokter melakukan operasi sambil mendapatkan infus melalui kakinya.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.