
Seorang turis wanita WNA (diduga Selandia Baru) mengamuk di musala Gili Trawangan, Lombok Utara, pada malam pertama Ramadan 19 Februari 2026, karena terganggu suara speaker tadarusan.
WNA berteriak di depan musala saat warga tadarus Al-Qur’an pukul 22.30 WITA, masuk rusak mikrofon, adu mulut, dan cakar warga hingga luka; ia ambil HP warga lalu ancam pakai dua parang saat warga ke vila.
Polisi awasi situasi agar kondusif, kasus dalam pengkajian; video viral picu sorotan soal toleransi di destinasi wisata internasional.