Minggu, 25 Oktober 2026
Masuk
Berita

Di Brasil Terdapat Terowongan yang Digali Hewan Purba Raksasa

Ribuan paleoburrow di Brasil diyakini merupakan terowongan yang dibuat megafauna Amerika Selatan yang telah punah. Dindingnya menyimpan alur dan goresan, sementara sebagian struktur memiliki ruang, percabangan, dan panjang hingga sekitar 600 meter. Peneliti mengaitkannya dengan kungkang tanah raksasa dan armadillo raksasa, meski identitas pembuat setiap terowongan belum pasti. Jejak ini membantu mengungkap kehidupan megafauna pada akhir Pleistosen.

Di Brasil terdapat ribuan paleoburrow, yakni terowongan besar yang diyakini menjadi jejak aktivitas megafauna yang telah punah. Struktur ini berbeda dari gua biasa karena pada sejumlah bagian dindingnya ditemukan alur dan goresan yang menyerupai bekas aktivitas menggali.

Struktur Ini Bukan Gua Biasa
Bentuknya seperti gua, tetapi dindingnya memiliki bekas goresan yang menyerupai jejak aktivitas menggali. Struktur seperti ini dikenal sebagai paleoburrow.
UKURANNYA BIKIN MERINDING
Beberapa paleoburrow di Brasil memiliki panjang hingga puluhan meter. Salah satu sistem yang pernah dilaporkan bahkan mencapai sekitar 600 meter.

Ukuran terowongan menjadi salah satu petunjuk penting. Sebagian paleoburrow memiliki panjang hingga puluhan meter, sementara sebuah sistem di Brasil dilaporkan mencapai sekitar 600 meter. Beberapa struktur juga memiliki ruang dan percabangan, bukan hanya lorong lurus.

SIAPA YANG MENGGALINYA?
Para peneliti mengaitkan terowongan ini dengan megafauna penggali yang telah punah, terutama kungkang tanah raksasa dan armadillo raksasa.

Para peneliti mengaitkan paleoburrow tersebut dengan hewan-hewan besar yang hidup di Amerika Selatan pada masa Pleistosen. Kandidat yang sering disebut ialah kungkang tanah raksasa dan armadillo raksasa, tetapi pembuat setiap terowongan belum dapat dipastikan.

Bekas Cakaran Masih Terlihat di Dinding
Pada beberapa bagian dinding, terdapat alur dan goresan yang dianggap sebagai bekas aktivitas menggali. Jejak inilah yang membantu ilmuwan memahami asal-usul terowongan tersebut.
MEREKA HIDUP DI ZAMAN ES
Paleoburrow berasal dari masa ketika megafauna Amerika Selatan masih hidup, dan banyak hewan raksasa itu bertahan hingga sekitar akhir Pleistosen.

Bekas goresan pada dinding menjadi bukti utama dalam menelusuri asal-usul struktur itu. Peneliti menilai pola tersebut kompatibel dengan aktivitas cakar, meski identifikasi spesies berdasarkan jejak semacam itu masih memiliki keterbatasan karena fosil hewan pembuatnya tidak selalu ditemukan di dalam paleoburrow.

TEROWONGANNYA BISA BERCABANG
Beberapa struktur bukan sekadar lorong lurus, tetapi memiliki ruang dan percabangan. Ukurannya menunjukkan bahwa hewan pembuatnya memiliki tubuh yang sangat besar.

Paleoburrow di Amerika Selatan kemudian diklasifikasikan sebagai Megaichnus. Paleoburrow berukuran lebih besar umumnya dikaitkan dengan kungkang tanah, sedangkan terowongan yang lebih sempit dapat berhubungan dengan armadillo raksasa. Keduanya merupakan bagian dari megafauna Amerika Selatan yang bertahan hingga sekitar akhir Pleistosen.

Jejak Raksasa yang Masih Bertahan
Hewan-hewan pembuatnya sudah lama punah, tetapi terowongan yang mereka gali masih bertahan hingga sekarang dan menjadi petunjuk tentang kehidupan megafauna masa lalu.

Hewan pembuatnya telah lama punah, tetapi lorong yang mereka gali masih bertahan di dalam batuan. Karena itu, paleoburrow menjadi salah satu jejak tidak langsung untuk memahami ukuran tubuh, perilaku menggali, dan kemungkinan penggunaan ruang oleh megafauna masa lalu.

Erniyati Khalida

Penulis

Erniyati Khalida

Penulis tetap di Pewarta Nusantara ( pewartanusantara.com ). Konten spesial Budaya Nusantara.