Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Bukan Satu Gempa, Dua Guncangan Terjadi di Jawa pada Dini Hari 12 September 2026

Gempa mengguncang sekitar Kepulauan Seribu, Sabtu (12/9) pukul 04.23.56 WIB. Informasi awal BMKG mencatat M5,9, kemudian diperbarui menjadi M6,5 dengan kedalaman 368 km. Getaran dirasakan hingga Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo dan Malang. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 05.00 WIB belum terpantau gempa susulan.

Gempa bumi mengguncang wilayah sekitar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Gempa terjadi pada pukul 04.23.56 WIB dan sempat tercatat berkekuatan magnitudo 5,9 dalam informasi awal BMKG.

Berdasarkan pemutakhiran BMKG, gempa tersebut kemudian dianalisis dengan parameter magnitudo 6,5 dan kedalaman 368 kilometer. Episenternya berada di laut sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Gempa tektonik M5,9 mengguncang wilayah Laut Jawa (Kepulauan Seribu, DKI Jakarta) pada 12 September 2026 pukul 04.23 WIB. Gempa dengan kedalaman menengah ini dirasakan di berbagai daerah, namun BMKG memastikan peristiwa tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Mekanisme sumbernya berupa pergerakan geser turun atau oblique normal.

Meski cukup besar, gempa ini tidak berpotensi tsunami. BMKG juga mencatat hingga pukul 05.00 WIB belum terpantau adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Intensitas IV MMI dilaporkan di Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur dan Tanggamus. Sementara intensitas III dirasakan di Tangerang, Tanjung Priok, Nagrak, Kalapanunggal dan Cilacap.

Getaran juga dirasakan dengan skala II-III MMI di Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman dan Solok Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Pada dini hari yang sama, gempa lain berkekuatan magnitudo 3,8 juga terjadi di darat sekitar 12 kilometer utara Wonosobo, Jawa Tengah, pada pukul 02.43.01 WIB. Gempa berkedalaman 10 kilometer tersebut dirasakan di Dieng, Wanayasa dan Wonosobo dengan intensitas II-III hingga III MMI.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3.8 terjadi pada 12 September 2026 pukul 02:43:01 WIB, berpusat 12 km utara Wonosobo dengan kedalaman 10 km. Getaran dirasakan MMI II-III di Dieng serta III di Wanayasa dan Wonosobo.

Dengan demikian, dua gempa yang terjadi pada dini hari 12 September tersebut merupakan peristiwa berbeda. Gempa Wonosobo terjadi sekitar 1 jam 41 menit sebelum gempa besar di sekitar Kepulauan Seribu.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.