
Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menurunkan tim ke Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, untuk menyelidiki gelembung gas yang muncul pascabanjir pada akhir 2025, yang dikhawatirkan warga sebagai potensi bahaya. Tim dipimpin Kepala BPMA Nasri Djalal pada 6 Januari 2026, didampingi bupati dan aparat setempat, menemukan sekitar 20 titik gelembung di pinggir sungai.
Temuan Awal
Pemeriksaan dengan multi gas detector menunjukkan dugaan sementara gas rawa (marsh gas), bukan gas alam berbahaya seperti H2S, meski penelitian lanjutan direncanakan untuk konfirmasi. Lokasi dipasang garis polisi oleh Polsek dan Koramil Darul Makmur demi keamanan.
Himbauan
Warga diimbau menjauhi area hingga hasil pasti diumumkan, sementara Pemkab Nagan Raya koordinasi dengan Dinas ESDM Aceh untuk kajian lingkungan dan dampak. Fenomena ini terkait banjir 26 November 2025 yang mengubah kondisi tanah.