Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) meminta pemerintah tidak menggeneralisasi semua produk vape sebagai pintu masuk narkoba setelah pernyataan BNN RI.
Ketua Umum APVI Budiyanto dan Ketua Humas Filusif Faruq Vernanda tekankan bedakan industri legal taat aturan dengan pelaku ilegal; fokus tindak distribusi liquid berisi sabu cair atau NPS, bukan lumpuhkan sektor yang serap ratusan ribu tenaga kerja.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto ungkap vape jadi media baru narkoba karena aroma wangi sulit dideteksi, tapi APVI sebut penyalahguna selalu cari celah baru.