Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Wujud Solidaritas Doa Bersama di Bundaran HI Warnai Malam Tahun Baru 2026,

Jakarta — Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tidak hanya diisi dengan hiburan, tetapi juga diwarnai doa bersama sebagai bentuk solidaritas nasional terhadap korban bencana alam yang…

Jakarta — Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tidak hanya diisi dengan hiburan, tetapi juga diwarnai doa bersama sebagai bentuk solidaritas nasional terhadap korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Ribuan warga yang memadati kawasan Bundaran HI mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk para korban gempa, banjir, dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perayaan tahun baru juga dapat dimaknai sebagai ajang empati dan kepedulian sosial di tengah musibah yang terjadi di berbagai daerah.

Berdasarkan laporan awal hingga 1 Januari 2026, bencana alam di Sumatera menimbulkan korban jiwa dan kerusakan signifikan. Di Aceh, gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter mengguncang wilayah barat dan memicu longsor serta banjir bandang. Data sementara mencatat 45 orang meninggal dunia, ratusan lainnya mengalami luka-luka, dan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Sumatera Utara dilanda banjir besar akibat curah hujan ekstrem. Bencana ini berdampak pada sekitar 20.000 warga di Kota Medan dan wilayah sekitarnya, serta menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur, termasuk jalur lintas Sumatera.

Di Sumatera Barat, longsor yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman menewaskan sedikitnya 30 orang. Selain korban jiwa, bencana tersebut juga mengakibatkan gangguan pasokan listrik dan air bersih di beberapa kecamatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengerahkan tim pencarian dan pertolongan ke lokasi terdampak. Sejumlah relawan dari berbagai daerah turut berdatangan untuk membantu proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan dana darurat sebesar Rp500 miliar yang difokuskan untuk penanganan darurat, pemulihan infrastruktur, serta rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak. Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat menyalurkan bantuan melalui jalur resmi dan terverifikasi, antara lain melalui donasi ke BNPB, platform penggalangan dana daring, pendaftaran relawan melalui Basarnas, serta pengiriman bantuan logistik ke posko Palang Merah Indonesia (PMI) di berbagai daerah. Doa bersama di Bundaran HI menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar tahun 2026 menjadi momentum pemulihan bagi seluruh daerah yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat solidaritas nasional di tengah ujian yang dihadapi bangsa.

 

Video: detik.com

 

 

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.