Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Warga Paloh Sapa Rombongan Militer Jepang di Kalbar, Dibalas Lambaian Tangan

Warga menyapa rombongan militer Jepang yang melintas di Kalimantan Barat. Seorang warga melambaikan tangan dari tepi jalan dan dibalas oleh personel Jepang dari dalam kendaraan. Mereka berada di Kalbar untuk membantu penanganan karhutla dengan mengerahkan helikopter Chinook dan sejumlah personel. Momen sederhana yang bikin hangat.

Momen sederhana antara warga dan rombongan militer Jepang yang tengah menjalankan misi bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menjadi perhatian di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang warga terlihat berdiri di tepi jalan dan melambaikan tangan ketika kendaraan militer Jepang melintas. Dari dalam kendaraan, seorang personel Jepang tampak membalas sapaan tersebut dengan melambaikan tangan.

Momen tersebut terjadi di kawasan Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Jumat (11/9/2026).

Kehadiran personel dan kendaraan militer Jepang di Kalimantan Barat merupakan bagian dari dukungan Jepang kepada Indonesia untuk menangani karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan.

Sebelumnya, kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki tiba di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (10/9). Kapal tersebut membawa tiga helikopter CH-47 Chinook yang akan digunakan untuk mendukung operasi water bombing.

Sehari kemudian, dua kapal pendarat berbantalan udara atau Landing Craft Air Cushion (LCAC) milik JMSDF, yakni LCAC 05 dan LCAC 06, mendarat di Pantai Karta, Dusun Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Bengkayang. Pendaratan tersebut dipantau oleh Kodim 1209/Bengkayang untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Dukungan Jepang tersebut melibatkan sekitar 180 personel. Tiga helikopter Chinook dipersiapkan untuk membantu pemadaman melalui udara, sementara operasi bantuan direncanakan berlangsung sekitar 21 hari.

Kehadiran armada Jepang menjadi bagian dari kerja sama kemanusiaan Indonesia-Jepang dalam menghadapi bencana. Kementerian Pertahanan menyebut dukungan tersebut dilakukan dalam kerangka Defence Cooperation Arrangement (DCA) dan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).

Sementara itu, karhutla memang masih menjadi persoalan serius di Kalimantan Barat. Di wilayah Tanjung Gundul sendiri, kebakaran lahan sekitar 2 hektare dilaporkan terjadi pada awal September dan telah ditangani oleh tim gabungan.

Momen lambaian tangan antara warga dan personel Jepang tersebut pun mendapat banyak respons warganet. Interaksi singkat itu memperlihatkan sambutan hangat masyarakat terhadap kedatangan tim asing yang datang untuk membantu menangani bencana di Indonesia.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.