Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Viral Penghulu Tegur Fotografer Saat Akad Nikah di Mojokerto, Berujung Permintaan Maaf

Video penghulu menegur fotografer saat akad nikah di Mojokerto pada 10 Oktober 2026 viral di media sosial. Insiden dipicu permintaan fotografer kepada pengantin perempuan dan disebut berakhir dengan permintaan maaf.

Sebuah video yang memperlihatkan ketegangan antara penghulu dan fotografer saat prosesi akad nikah di Mojokerto, Jawa Timur, menjadi perbincangan di media sosial. Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu (10/10/2026) itu menarik perhatian setelah penghulu terlihat menegur fotografer di hadapan kedua mempelai dan para tamu undangan.

Berdasarkan narasi dalam unggahan yang beredar, kejadian bermula ketika fotografer meminta pengantin perempuan untuk keluar sejenak setelah prosesi akad nikah. Permintaan tersebut diduga berkaitan dengan kebutuhan pengambilan gambar atau dokumentasi pernikahan.

Namun, penghulu merespons permintaan tersebut dengan tegas. Ia menilai arahan fotografer dapat mengganggu rangkaian prosesi yang masih berlangsung. Dalam video, penghulu tampak menyampaikan teguran secara langsung ketika kedua mempelai masih berada di tempat akad.

Situasi tersebut membuat suasana pernikahan menjadi tegang. Fotografer yang mendapat teguran kemudian terlihat berusaha menjelaskan maksud permintaannya. Narasi yang menyertai video menyebut insiden tersebut berakhir dengan permintaan maaf.

Video itu kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan. Sebagian warganet menilai fotografer seharusnya lebih dahulu berkoordinasi dengan penghulu agar proses dokumentasi tidak mengganggu acara. Sementara itu, ada pula yang menilai komunikasi yang lebih tenang diperlukan untuk menjaga suasana pernikahan.

Dalam pelaksanaan akad nikah, penghulu memiliki tanggung jawab memastikan proses pencatatan dan pelaksanaan pernikahan berjalan sesuai ketentuan. Di sisi lain, fotografer bertugas mengabadikan momen penting pasangan pengantin dan keluarga.

Perbedaan kebutuhan tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak ada kesepakatan mengenai waktu pengambilan gambar dan urutan acara.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara penghulu, keluarga, pembawa acara, dan tim dokumentasi. Dengan komunikasi yang baik, seluruh rangkaian pernikahan dapat berjalan tertib tanpa mengurangi kesempatan pasangan pengantin mengabadikan momen istimewa mereka.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.