
Upaya pemulihan layanan telekomunikasi di Aceh Tamiang terus dilakukan untuk mengatasi dampak bencana. Pada 18 Desember 2025, operator Telekomunikasi Seluler memperbaiki Site KRB106 yang rusak parah, dengan pendampingan Tim Balai Monitoring (Balmon) Medan.[1][5]
## Konteks Pemulihan
Kerusakan infrastruktur telekomunikasi ini terkait pascabencana di Aceh, di mana Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menginstruksikan percepatan pemulihan di wilayah seperti Aceh Tamiang yang cakupannya masih di bawah 50%.[4][9]
## Dukungan Tambahan
Pemulihan juga melibatkan bantuan genset dan alat telekomunikasi untuk mempercepat layanan di Aceh Tamiang, Bener Meriah, serta Gayo Lues. Tim Balmon Medan berperan mendampingi perbaikan langsung di lapangan.[3][6][7]
[1](https://www.tiktok.com/@gprtv.id/video/7585808659196693768)
[2](https://www.tiktok.com/@gprtv.id/video/7584440427483319570)
[3](https://www.instagram.com/reel/DSeHxcOkVm1/)
[4](https://www.facebook.com/indonesiagoid.official/posts/upaya-pemulihan-infrastruktur-telekomunikasi-pascabencana-di-aceh-terus-menunjuk/1175686291415109/)
[5](https://www.facebook.com/indonesiagoid.official/videos/telekomunikasi-seluler-melaksanakan-perbaikan-site-krb106-di-wilayah-aceh-tamian/871913345201454/)
[6](https://x.com/detikcom/status/2002979977705521641)
[7](https://www.instagram.com/reel/DSeT0Qgku-W/)
[8](https://www.tiktok.com/@gprtv.id/video/7585375917313248530)
[9](https://www.instagram.com/p/DSemH3cke0Z/)
[10](https://www.youtube.com/shorts/i-DJA-ZSvJY)