
LPDP untuk 2026 mengubah strategi beasiswanya dengan mengurangi ketergantungan pada Ivy League AS dan memprioritaskan universitas unggulan tertentu, termasuk kampus “tak populer” yang strategis untuk bidang prioritas nasional.
LPDP kini fokus pada program impact-driven, terutama STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika) untuk 8 industri strategis seperti ketahanan pangan, energi, dan digitalisasi, serta bidang non-STEM pendukung. Pendaftar prioritas adalah yang punya LoA Unconditional dari daftar universitas unggulan LPDP 2026, mencakup Asia (Tsinghua, Tokyo), Eropa (Oxford, Cambridge, Imperial), dan lainnya—bukan hanya Ivy League.
Daftar mencakup institusi top tapi juga yang lebih spesifik seperti Technical University of Munich atau LSE, dengan penekanan pada kualitas akademik dan relevansi nasional daripada popularitas semata. Beasiswa bundling dengan mitra seperti NUS, NTU, UNSW menawarkan opsi S2/S3 fully funded, dikombinasikan dengan jalur afirmasi atau umum.
Pendaftaran reguler dan mitra dibuka 22 Januari–23 Februari 2026, diikuti seleksi administrasi hingga Maret. Calon pendaftar wajib IPK minimal 3.25 (S2) atau 3.0 (S3 untuk TNI/Polri), plus komitmen kembali ke Indonesia.