
Ekspor minyak Venezuela memang dilaporkan mengalami penurunan drastis akibat blokade kapal tanker oleh Amerika Serikat. Langkah ini menyusul pengumuman Presiden Donald Trump terkait pengawasan transisi politik di negara tersebut, dengan klaim penangkapan Nicolás Maduro dan istrinya di Caracas.
Kronologi Kejadian
Blokade diberlakukan sejak Sabtu (3/1/2026), menyebabkan pengiriman minyak lumpuh karena kapal tanker tak mendapat izin berlayar. Tidak ada aktivitas pemuatan di pelabuhan utama seperti Jose, dan kapal-kapal PDVSA serta mitra seperti Chevron terhenti total.
Dampak Ekonomi
Ekspor minyak Venezuela, yang sebelumnya sekitar 600 ribu barel per hari, kini anjlok hingga hampir 50% dalam sebulan terakhir. Stok minyak mentah PDVSA menumpuk di pelabuhan dan kapal, memaksa perlambatan produksi untuk hindari pemangkasan.
Respons Venezuela dan AS
Pemerintahan Trump mengonfirmasi efektivitas embargo sebagai bagian dari sanksi untuk batasi aliran minyak bersanksi. Venezuela membantah tuduhan terkait narkoba dan menangguhkan penerbangan repatriasi migran dari AS