
Presiden Donald Trump membantah laporan bahwa militer AS ragu-ragu untuk menyerang Iran terkait program nuklirnya, menegaskan armada seperti USS Abraham Lincoln sudah dikerahkan penuh di Timur Tengah dengan “kekuatan dan antusiasme besar”. Pernyataan ini respons spekulasi Senator Rubio soal keterbatasan aset AS hadapi ribuan rudal balistik Iran, di mana Trump bilang opsi preemtif tetap terbuka tapi prioritas negosiasi 10-15 hari. Trump heran Iran belum menyerah meski dikepung, sebut serangan berikutnya “jauh lebih buruk” dari Operasi Midnight Hammer sebelumnya.
AS tuntut Iran serahkan uranium diperkaya dan batasi rudal; Teheran ancam balas pangkalan AS via proxy.
Menlu Abbas Araghchi bilang diplomasi via Saudi-Qatar masih jalan, tolak ultimatum Trump.