Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Tragedi Siswi SD di Demak Jadi Pengingat Pentingnya Komunikasi dan Kesehatan Mental Anak

Seorang siswi SD berinisial SA (12-13 tahun) di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ditemukan tewas diduga gantung diri pada Kamis malam, 12 Februari 2026. Korban ditemukan ibunya tergantung di pintu dalam…

Seorang siswi SD berinisial SA (12-13 tahun) di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ditemukan tewas diduga gantung diri pada Kamis malam, 12 Februari 2026. Korban ditemukan ibunya tergantung di pintu dalam rumah menggunakan selendang lurik yang diikat pada besi pull-up, dan sempat dilarikan ke RS Wongsonegoro Semarang tapi dinyatakan meninggal.

Polres Demak melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, visum forensik, dan analisis CCTV yang menunjukkan ibu korban pulang pukul 18.01 WIB lalu berteriak minta tolong dua menit kemudian. Tidak ada tanda kekerasan lain selain lecet gantung di leher dan tanda mati lemas (2-6 jam sebelum visum); polisi menyatakan murni bunuh diri tanpa unsur pidana.

Beberapa hari sebelumnya, korban unggah screenshot chat WhatsApp kasar dari ibunya di Instagram dengan caption menyiratkan kelelahan emosional (“Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape”). Polisi belum konfirmasi keterkaitan langsung, tapi imbau orang tua perhatikan kesehatan mental anak dan bangun komunikasi terbuka; masyarakat diminta hindari spekulasi.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.