Baru-baru ini terjadi bentrokan antara mahasiswa asal Papua dan aparat keamanan di Makassar pada 19 Desember 2025, di depan asrama Papua di Jalan Lanto Dg. Pasewang. Aksi ini terkait peringatan Trikora, di mana mahasiswa berusaha berunjuk rasa namun ditolak oleh ormas setempat, menyebabkan situasi ricuh dengan blokade jalan dan konfrontasi fisik. Tidak ada laporan spesifik tentang individu teroris OPM yang “menunjukkan diri” atau aksi kekerasan langsung, melainkan kerusuhan demonstrasi yang melibatkan kelompok solidaritas Papua.
Kronologi Insiden
Aksi dimulai Jumat sore, dengan mahasiswa Papua bergerak maju menyerang barikade polisi setelah ditolak mundur oleh koordinator lapangan. Aparat Brimob mengawal ketat, menggunakan water cannon dan kendaraan taktis untuk mencegah eskalasi, sementara lalu lintas lumpuh total di sekitar lokasi. Situasi kondusif setelah polisi membubarkan massa, tanpa korban jiwa dilaporkan.
Konteks Sebelumnya
Insiden serupa terjadi pada 1 Desember 2025, saat mahasiswa Papua memperingati 64 tahun deklarasi kemerdekaan West Papua dengan blokir jalan dan orasi menuntut kemerdekaan, berhadapan dengan aksi tandingan ormas yang menolak bendera Bintang Kejora. Polisi memisahkan kedua kelompok untuk hindari bentrokan lebih lanjut. OPM (Organisasi Papua Merdeka) disebut dalam konteks aksi tersebut sebagai simbol perjuangan, tapi tidak ada bukti terorisme di Makassar.
Video: Youtube/RapkalTV