Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Tak Biasa! Perempuan cantik ini Memiliki Pekerjaan Berat. Segini Penghasilannya: WOW!

Seorang perempuan membagikan pengalaman bekerja di sektor tambang selama sekitar dua tahun. Ia mengaku harus bekerja dengan perlengkapan seperti helm, masker, dan sepatu boot serta menjalani pekerjaan yang cukup berat. Ia juga menyebut penghasilannya mencapai Rp22 juta per bulan. Namun, angka tersebut masih berupa klaim pribadi dan belum terverifikasi secara independen.

Seorang perempuan pekerja tambang menjadi perhatian di media sosial setelah membagikan pengalamannya bekerja di lingkungan pertambangan yang dikenal memiliki kondisi kerja cukup berat.

Dalam unggahan yang beredar, perempuan tersebut mengaku telah bekerja selama sekitar dua tahun. Ia memperlihatkan dirinya saat bekerja dengan mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm, masker, dan sepatu boot.

Ia juga menceritakan aktivitas fisiknya selama bekerja. Menurut pengakuannya, dalam sehari ia bisa mengangkat atau membawa material hingga beberapa kali karena aktivitas tersebut dilakukan di lingkungan kerja tambang.

Selain pekerjaan yang menguras tenaga, ia menyebut harus menghadapi kondisi lingkungan yang membuat tubuh mudah berkeringat. Ia mengatakan durasi lembur dalam satu hari bisa mencapai sekitar empat jam, tergantung kebutuhan pekerjaan.

Hal yang kemudian paling menarik perhatian warganet adalah penghasilan yang ia klaim dapat diperoleh dari pekerjaannya. Dalam unggahan tersebut, ia mencantumkan angka sekitar Rp22 juta per bulan.

Besarnya penghasilan tersebut membuat kisahnya ramai diperbincangkan. Banyak pengguna media sosial menyoroti kontras antara pekerjaan yang berat secara fisik dengan penampilan perempuan tersebut di luar jam kerja.

Di luar lingkungan kerja, ia juga membagikan foto dengan penampilan yang berbeda. Hal tersebut kemudian memunculkan berbagai komentar mengenai perempuan yang mampu bekerja di sektor yang identik dengan pekerjaan fisik berat.

Meski demikian, angka penghasilan Rp22 juta per bulan tersebut merupakan klaim yang disampaikan dalam unggahan pribadi. Besaran gaji pekerja tambang dapat berbeda-beda berdasarkan perusahaan, posisi, lokasi kerja, sistem roster, tunjangan, lembur, serta pengalaman.

Hingga kini, belum ditemukan sumber independen yang dapat memastikan identitas perempuan tersebut, perusahaan tempatnya bekerja, posisi pekerjaannya, maupun rincian penghasilan yang disebutkan. Karena itu, informasi tersebut sebaiknya dipahami sebagai pengalaman pribadi yang dibagikan di media sosial, bukan gambaran gaji seluruh pekerja tambang.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.