Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Sudaryono Soroti Kritikan kepada Prabowo di Media Sosial, Sebut Bukan Orang, Tapi Robot yang Dikendalikan

Kepala BGN Sudaryono menyoroti dinamika percakapan di media sosial dan menyebut adanya peran akun robot dalam membentuk isu yang ramai. Ia mengaitkan pernyataan tersebut dengan kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus kader Partai Gerindra, Sudaryono, mengenai dinamika percakapan di media sosial menjadi perhatian setelah potongan pidatonya beredar luas. Dalam pernyataannya, Sudaryono menyoroti dugaan penggunaan akun robot atau akun palsu yang menurutnya dapat memengaruhi isu yang ramai diperbincangkan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gerindra Jawa Tengah pada 16 September 2026. Cuplikan pidatonya kemudian diunggah kembali melalui akun media sosialnya pada September. Imginn

Dalam pidatonya, Sudaryono mengatakan bahwa sebagian aktivitas di media sosial menurut perkiraannya bukan berasal dari pengguna manusia. Ia menyebut angka lebih dari 60 persen dan menggambarkan akun-akun tersebut sebagai robot atau akun palsu yang dapat menaikkan topik tertentu.

Sudaryono juga menuding akun-akun tersebut dikendalikan oleh oligarki dan koruptor yang disebutnya tidak menginginkan Prabowo terus memimpin Indonesia.

Menurut Sudaryono, kondisi tersebut membuat isu yang ramai di media sosial belum tentu menggambarkan keseluruhan pendapat masyarakat. Ia menilai sebuah topik dapat terlebih dahulu dibuat ramai oleh akun-akun tertentu, kemudian menarik perhatian pengguna lain sehingga percakapan tersebut semakin meluas. iNews.ID

Sudaryono kemudian mengaitkan pandangan tersebut dengan kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan bahwa sebagian masyarakat yang melihat suatu topik ramai kemudian dapat ikut memberikan kritik atau hujatan kepada Presiden.

Ia juga menyebut sejumlah kebijakan pemerintah yang menurutnya tidak mendapatkan perhatian sebesar isu-isu negatif di media sosial. Salah satu contoh yang disampaikan adalah kebijakan terkait pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). iNews.ID

Dalam bagian lain pidatonya, Sudaryono menuding akun-akun robot yang menurutnya berada di balik ramainya kritik terhadap Prabowo dikendalikan oleh kelompok oligarki dan koruptor. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan Sudaryono mengenai pihak yang disebutnya memiliki kepentingan untuk memengaruhi percakapan digital dan kepemimpinan nasional. iNews.ID

Istilah akun robot atau bot sendiri merujuk pada akun yang menggunakan perangkat lunak untuk menjalankan aktivitas tertentu secara otomatis. Dalam ekosistem media sosial, bot dapat digunakan untuk berbagai fungsi, mulai dari menyebarkan informasi secara otomatis hingga meningkatkan frekuensi kemunculan suatu topik.

Di tengah perdebatan mengenai aktivitas akun otomatis, Sudaryono juga mengajak para pendukung Prabowo untuk aktif menyampaikan pandangan mereka di ruang digital. Ia meminta pendukung pemerintah tidak membiarkan narasi mengenai kebijakan pemerintah hanya ditentukan oleh percakapan yang sedang ramai di media sosial. iNews.ID

Saat ini, Sudaryono juga menjalankan tugas sebagai Kepala BGN. Dalam kapasitas tersebut, ia menjadi pejabat yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN mencatat realisasi anggaran MBG 2026 mencapai Rp139,77 triliun atau 63,89 persen dari pagu Rp218,77 triliun hingga 16 September 2026.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.