
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie menyentil Dwi Sasetyaningtyas (DS), alumni LPDP yang viral karena pamer paspor anaknya sebagai WNI Inggris dengan pernyataan “cukup saya saja WNI”.
Pada 23 Februari 2026, Stella menegaskan beasiswa negara seperti LPDP adalah “utang budi” dan amanah moral, bukan sekadar fasilitas; sikap DS mencerminkan kegagalan pendidikan karakter awal. Ia menolak pembatasan ketat karena bisa picu sikap sinis, tapi tekankan rasa syukur lewat kontribusi apa pun bagi bangsa.
Stella beri contoh kontribusi dari luar negeri (seperti India di Silicon Valley) bisa beri dampak luas; ia sendiri bimbing mahasiswa Indonesia di AS/Tiongkok sambil jembatani kerjasama global.