Minggu, 25 Oktober 2026
Masuk
Berita

Siapa 5 Haji Terkaya di Indonesia? Ini Kekayaan dan Asetnya

5 Haji Tajir Indonesia: Haji Isam, Haji Robert, Haji Ciut, Haji Aksa dan Haji Basrizal Koto. Bisnis mereka bergerak dari batu bara, emas, semen, energi hingga properti. Namun, tidak semua memiliki angka kekayaan pribadi yang dipublikasikan secara resmi, sehingga daftar ini bukan peringkat kekayaan.

Di Indonesia, sejumlah pengusaha dikenal luas dengan panggilan “Haji” dan memiliki kerajaan bisnis di berbagai sektor. Mulai dari batu bara, emas, semen, energi, hingga properti, bisnis mereka tersebar di sejumlah daerah. Namun, tidak semua memiliki angka kekayaan pribadi yang dipublikasikan secara resmi, sehingga daftar ini bukan peringkat kekayaan.

1. Haji Isam

Haji Isam
Haji Isam dikenal sebagai pengusaha di balik Jhonlin Group. Nilai kepemilikan sahamnya di tiga emiten pada Agustus 2026 diperkirakan mencapai Rp62,14 triliun. Portofolionya mencakup batu bara, sawit, energi, logistik, penerbangan hingga industri gula.

Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam merupakan pengusaha asal Kalimantan Selatan dan pendiri Jhonlin Group. Bisnisnya mencakup batu bara, sawit, transportasi, pelayaran, penerbangan, gula, energi hingga manufaktur.

Pada 2026, nilai kepemilikan saham yang dikaitkan dengan Haji Isam di tiga emiten, yakni PGUN, JARR dan TEBE, diperkirakan mencapai sekitar Rp62,14 triliun berdasarkan harga pasar pada periode perhitungan. Angka tersebut bukan total kekayaan bersihnya karena tidak mencakup seluruh aset, utang dan bisnis tertutup.

2. Haji Robert

Haji Robert atau Romo Nitiyudo Wachjo merupakan pemilik mayoritas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong. Cadangan sumber daya tambang yang dikelola NHM pernah diperkirakan bernilai Rp70–80 triliun.

Haji Robert atau Romo Nitiyudo Wachjo dikenal sebagai pemegang saham mayoritas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), perusahaan tambang emas di Gosowong, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Melalui PT Indotan Halmahera Bangkit, Haji Robert mengakuisisi kepemilikan saham NHM dari Newcrest pada 2020. Selain pertambangan, namanya juga dikenal melalui berbagai kegiatan sosial seperti bedah rumah, pembangunan rumah ibadah dan program pendidikan.

Tidak tersedia angka kekayaan pribadi terbaru yang dapat diverifikasi secara terbuka.

3. Haji Ciut

Haji Ciut
Haji Ciut atau Muhammad Hatta dikenal sebagai pengusaha asal Kalimantan Selatan. Sumber bisnisnya antara lain pertambangan batu bara, perdagangan batu bara, dan otomotif melalui sejumlah perusahaan, termasuk PT Gunung Mulia Binuang dan Harapan Binuang Motor.

Muhammad Hatta atau Haji Ciut merupakan pengusaha asal Binuang, Kalimantan Selatan. Bisnisnya antara lain pertambangan batu bara melalui PT Gunung Mulia Binuang.

Selain tambang, ia disebut memiliki bisnis otomotif, alat berat, minyak dan perkebunan kelapa sawit. Gaya hidup dan pesta pernikahan putranya yang digelar selama 14 hari juga pernah membuat namanya menjadi sorotan.

Meski kerap disebut sebagai salah satu crazy rich Kalimantan Selatan, angka kekayaan bersih Haji Ciut tidak dipublikasikan secara resmi.

4. Haji Aksa

Haji Aksa
Haji Aksa Mahmud, pendiri Bosowa, membangun bisnis di berbagai sektor seperti semen, energi, keuangan dan properti. Forbes pernah mencatat kekayaannya sekitar US$710 juta atau Rp10,1 triliun pada 2019. Pada 2026, ia juga menguasai 49,88% Fajar Indonesia Corporindo.

Aksa Mahmud atau Haji Aksa merupakan pendiri Bosowa Group. Kelompok bisnis tersebut bergerak di berbagai sektor, termasuk semen, energi, keuangan dan properti.

Namanya pernah masuk daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes pada 2019 dengan kekayaan sekitar US$710 juta atau sekitar Rp10,1 triliun berdasarkan kurs saat itu. Namun, angka tersebut merupakan data historis 2019 dan bukan estimasi kekayaan terkini.

5. Haji Basrizal Koto

Haji Basrizal Koto
Haji Basrizal Koto (Basko) dikenal sebagai pengusaha asal Sumatera Barat dengan bisnis di properti, pertambangan, media, percetakan, peternakan dan perhotelan. Ia disebut memiliki sekitar 15 perusahaan, termasuk Basko Grand Mall dan Premier Basko Hotel.

Basrizal Koto alias Basko dikenal sebagai pengusaha asal Sumatera Barat. Di bawah MCB Group, bisnisnya mencakup properti, pertambangan batu bara, percetakan, media, peternakan dan perhotelan.

Salah satu aset bisnis yang dikenal luas adalah Basko Grand Mall di Padang. Ia juga memiliki perusahaan properti, hotel dan sejumlah usaha lainnya.

Berbeda dengan Aksa Mahmud, tidak ada angka kekayaan bersih Basrizal Koto yang dapat dianggap sebagai data resmi terbaru.

Jadi, siapa yang paling kaya?

Tidak tepat menentukan urutan “Haji terkaya” hanya dari angka yang beredar. Haji Isam memiliki sebagian kepemilikan di perusahaan terbuka yang dapat dihitung berdasarkan harga saham, sedangkan kekayaan Haji Robert, Haji Ciut dan Basrizal Koto banyak terkait perusahaan privat sehingga nilainya sulit dihitung secara akurat.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.