Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Siap-siap Indonesia Akan Miliki Kampung Haji di Arab Saudi 2026

Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan Kampung Haji Indonesia di Mekkah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Proyek ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto dan menjadi…

Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan Kampung Haji Indonesia di Mekkah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Proyek ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto dan menjadi bagian dari upaya jangka panjang pembenahan penyelenggaraan ibadah haji.

Komitmen pemerintah terhadap proyek tersebut ditegaskan melalui kunjungan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade ke lokasi aset perhotelan dan lahan yang akan dikembangkan di kawasan Mekkah. Andre meninjau langsung hotel milik Indonesia serta lahan seluas lima hektare yang disiapkan sebagai pusat layanan terintegrasi bagi jamaah haji Indonesia.

Kampung Haji Indonesia berlokasi di kawasan Takher, Mekkah, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Akses menuju kawasan tersebut akan didukung jembatan baru yang mempermudah mobilitas jamaah. Salah satu fasilitas utama yang telah siap digunakan adalah Hotel Novotel Takher yang terdiri atas tiga menara dengan total 1.461 kamar. Hotel ini ditargetkan mulai beroperasi untuk melayani jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Selain hotel yang telah ada, pemerintah juga menyiapkan pengembangan lanjutan di atas lahan seluas lima hektare. Di kawasan tersebut akan dibangun 13 menara tambahan yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, ruang pertemuan, pusat kebugaran, hingga ruang ibadah terpisah bagi jamaah pria dan perempuan.

Pada tahap awal, fasilitas Kampung Haji diproyeksikan mampu menampung sekitar 4.383 jamaah. Setelah seluruh pengembangan rampung, kapasitas total diperkirakan dapat mencapai hingga 24.000 jamaah. Pembangunan 13 menara tambahan direncanakan dimulai pada kuartal IV 2026.

Dukungan penuh terhadap proyek ini juga datang dari Pemerintah Arab Saudi. Dukungan tersebut menguat setelah adanya komunikasi langsung antara Presiden Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, terkait penguatan layanan bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci.

Proyek Kampung Haji Indonesia dikelola melalui Danantara dan memanfaatkan kepemilikan aset berupa hotel serta lahan strategis di Mekkah. Andre Rosiade menilai proyek ini sebagai solusi konkret atas berbagai keluhan jamaah terkait layanan haji pada tahun-tahun sebelumnya, khususnya menyangkut akomodasi, jarak tempuh, dan kenyamanan.

Dengan pengembangan Kampung Haji Indonesia, pemerintah berharap pelayanan haji dan umrah dapat berjalan lebih terintegrasi, efisien, dan manusiawi, sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji bagi umat Muslim Indonesia.

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.