Prajurit TNI Angkatan Udara, Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), meninggal dunia dalam kondisi yang diduga tidak wajar di lingkungan Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kematian Serda Ahmad kini tengah diselidiki Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau). TNI AU membenarkan adanya pemeriksaan dan menyatakan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, serta sesuai ketentuan hukum.
Kasus ini mencuat setelah keluarga mendapat informasi bahwa Serda Ahmad diduga mengalami penganiayaan oleh seniornya sebelum meninggal dunia. Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, menyebut dugaan penganiayaan melibatkan empat senior. Keempatnya saat ini masih menjalani pemeriksaan.
Menurut keterangan yang disampaikan ayah korban kepada media, persoalan tersebut diduga bermula dari makanan yang dibeli Serda Ahmad. Ia disebut diminta membeli mi dengan jenis tertentu, tetapi makanan yang dibawa tidak sesuai dengan pesanan seniornya.
Informasi dari keluarga menyebut dugaan penganiayaan pertama terjadi pada Rabu malam, 9 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Beberapa jam kemudian, dugaan penganiayaan kembali terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, kronologi tersebut masih merupakan keterangan keluarga. TNI AU belum mengungkap secara resmi motif maupun rangkaian kejadian secara lengkap karena penyelidikan Pomau masih berlangsung.
Ayah korban juga mengaku sempat menerima informasi awal bahwa putranya meninggal karena kecelakaan. Tidak lama kemudian, ia mendapat informasi berbeda dari rekan Serda Ahmad yang menyebut kematian tersebut diduga berkaitan dengan penganiayaan.
Serda Ahmad disebut meninggal pada Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Jenazahnya kemudian dibawa ke kampung halaman di Magetan, Jawa Timur, dan dimakamkan secara militer.
TNI AU menyatakan Pomau telah meminta keterangan dari sejumlah pihak serta mengumpulkan bukti yang diperlukan. Pemeriksaan terhadap sejumlah personel masih berjalan untuk mengungkap kronologi, peran masing-masing pihak, serta penyebab kematian Serda Ahmad.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan kekerasan tersebut disebut terjadi di lingkungan militer dan berujung pada meninggalnya seorang prajurit. Untuk saat ini, dugaan penganiayaan dan motif salah membeli mi masih harus dibuktikan melalui hasil penyelidikan resmi.