Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Sekolah Rp50 Miliar di Jakarta Jadi Perbincangan, Ini Proyeknya

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 di Jakarta Selatan dibangun ulang dengan biaya hampir Rp50 miliar. Gedung baru empat lantai itu dilengkapi lift dan fasilitas inklusif serta ditargetkan selesai Agustus 2027.

Pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 di Jakarta Selatan mulai dilakukan setelah kondisi bangunan lama mengalami kerusakan berat. Proyek tersebut menelan biaya hampir Rp50 miliar dan menggunakan dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari pengembang PT Wisma Nusantara Internasional.

Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno pada Selasa (29/9/2026). Pembangunan kedua sekolah itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Juli 2026. Saat itu, ia menyebut bangunan sekolah mengalami kerusakan setelah digunakan selama puluhan tahun. Pramono mengatakan bagian kerangka bangunan terlihat berkarat dan kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan.

Pramono sebelumnya mengalokasikan Rp48,1 miliar untuk rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Dalam perkembangan berikutnya, pembangunan yang mencakup SDN 09 dan SDN 11 tersebut menggunakan dana kompensasi KLB dengan nilai hampir Rp50 miliar.

Gedung baru yang dibangun memiliki empat lantai dengan luas sekitar 5.235 meter persegi. Fasilitasnya juga dirancang sebagai gedung sekolah inklusif, termasuk penyediaan lift vertikal dan toilet yang dapat digunakan siswa penyandang disabilitas. Pembangunan ditargetkan selesai dan mulai digunakan pada Agustus 2027.

Selama pembangunan berlangsung, kegiatan belajar siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dipindahkan sementara ke SDN Pondok Pinang 05. Sementara itu, siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 11 menumpang belajar di SDN Kebayoran Lama Utara 03 dengan dukungan armada bus sekolah. SDN 09 tercatat memiliki 270 peserta didik, sedangkan SDN 11 memiliki 152 peserta didik.

Pembangunan tersebut menjadi salah satu proyek rehabilitasi sekolah yang dipercepat Pemprov DKI Jakarta pada 2026. Pemerintah Provinsi DKI sebelumnya menyatakan terdapat sejumlah sekolah dengan kondisi bangunan kritis yang diprioritaskan untuk diperbaiki demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Unggahan mengenai proyek ini kemudian ramai di media sosial, termasuk narasi yang membandingkan pembangunan sekolah dengan aktivitas gubernur di ruang publik. Namun, secara faktual, proyek pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 merupakan program Pemprov DKI yang telah dimulai sejak peletakan batu pertama pada 29 September 2026.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.