Puluhan pekerja terlihat terlibat dalam kerumunan bersama petugas Satpol PP di kawasan Blok M. Teks pada rekaman menyebut para pekerja menolak upaya mengangkut pedagang nasi bungkus yang menjadi langganan mereka.

Persoalan utama dalam peristiwa itu adalah keberadaan pedagang makanan di area proyek dan tindakan penertiban yang disebut melibatkan Satpol PP. Namun, rekaman tidak memperlihatkan secara jelas alasan resmi penertiban, status lokasi, maupun identitas pedagang yang dimaksud.

Pada bagian awal video, pekerja yang mengenakan helm keselamatan dan rompi kerja tampak berkumpul di dekat sejumlah petugas. Beberapa orang berdiri berhadapan, sementara akses di sekitar bangunan dan pagar terlihat dipadati massa.

Kerumunan kemudian tampak semakin rapat. Seorang pekerja terlihat memegang atau menarik tangan orang lain di tengah desakan. Adegan tersebut menunjukkan adanya kontak fisik dalam kerumunan, tetapi rekaman tidak memberikan kepastian mengenai siapa yang memulai tindakan atau tujuan masing-masing gerakan.

Selanjutnya, massa bergerak dari area dekat bangunan menuju bagian luar. Sejumlah pekerja masih mengenakan helm berwarna hijau, biru, oranye, dan putih, sedangkan beberapa petugas terlihat berada di antara kerumunan. Kendaraan berwarna gelap tampak terparkir di sisi jalan.

Menjelang akhir rekaman, sudut pengambilan gambar bergeser ke area yang lebih terbuka. Pekerja dan orang-orang lain masih berkumpul, sebagian mengangkat tangan atau bergerak menjauh dari pintu masuk. Tidak terlihat proses pengangkutan pedagang maupun hasil akhir penertiban dalam potongan video tersebut.
Dengan bukti yang tersedia, peristiwa itu dapat dipastikan memperlihatkan penolakan dan kerumunan pekerja di sekitar petugas Satpol PP. Sementara itu, kepastian mengenai dasar penertiban, identitas pedagang nasi, serta apakah pedagang akhirnya dipindahkan masih belum terlihat dalam rekaman.