Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Ribuan Ikan Mati, Air Beracun: Tragedi Gudang Pestisida Serpong

Sungai Cisadane di Tangerang Raya tercemar parah akibat kebakaran gudang pestisida PT Biotek Saranatama di Taman Tekno Serpong, Tangsel, pada 9 Februari 2026, menyebabkan udara berubah putih berbusa hingga meluas 22,5 km. Ribuan ikan…

Sungai Cisadane di Tangerang Raya tercemar parah akibat kebakaran gudang pestisida PT Biotek Saranatama di Taman Tekno Serpong, Tangsel, pada 9 Februari 2026, menyebabkan udara berubah putih berbusa hingga meluas 22,5 km. Ribuan ikan seperti mas, baung, patin, nila, dan sapu-sapu mati massal di sepanjang aliran yang mencapai BSD dan wilayah Tangerang.

Kebakaran membakar 20 ton pestisida (cypermetrin dan profenofos); pemadaman udara bercampur residu kimia yang mengalir ke Sungai Jaletreng dan Cisadane, memicu kontaminasi hulu-hilir. KLHK ambil sampel air, ikan mati (10 sampel), dan tanah untuk uji toksikologi.

PDAM Tirta Benteng menghentikan sementara pasokan udara baku karena bau menyengat dan minyak; kini normal tapi warga diimbau menghindari air sungai untuk mencegah iritasi kulit/mata dan gangguan pernafasan. Polisi dan Pemkot Tangsel salurkan air bersih melalui tangki truk.

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq memerintahkan penelitian ilmiah mendalam; DLH Tangsel pantau 24 jam. Dampak sosial-ekonomi serius bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.