
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan profil DNA Lula Lahfah (selebgram yang meninggal pada 23 Januari 2026) menempel pada tabung Whip Pink berisi gas N2O (nitrous oxide) yang ditemukan kosong di kamar asistennya di apartemen Jakarta Selatan.
DNA tersebut berupa touch DNA (sentuhan), cocok dengan profil Lula dari sampel keluarga, serta bercak darah di seprai, tisu, dan kapas yang ternyata darah menstruasi. Tabung ukuran 2.050 gram itu diperiksa karena mencurigakan, meski kosong dan tidak bukti overdosis sebagai penyebab kematian.
Polisi hentikan penyidikan karena tidak ada tanda kekerasan atau pidana; pemeriksaan digital forensik ponsel Lula masih dilakukan untuk lacak asal tabung ilegal tersebut. Gas N2O seharusnya hanya untuk medis/industri dalam bentuk bulk, bukan dijual eceran seperti whip pink yang disalahgunakan untuk euforia.