
Presiden Nicolás Maduro ditangkap dalam operasi militer AS di Caracas pada 3 Januari 2026, memicu gelombang protes global termasuk di Paris, Prancis. Pengunjuk rasa membakar bendera Amerika sebagai bentuk kecaman terhadap tindakan pemerintahan Donald Trump yang dituduh melanggar kedaulatan Venezuela.
Jalannya Demonstrasi
Ratusan demonstran berkumpul di Paris pada Minggu malam (4/1/2026), mengibarkan bendera Venezuela sambil meneriakkan slogan anti-AS di tengah cuaca dingin dan hujan. Aksi ini bagian dari protes serentak di kota-kota besar seperti Washington DC, New York, Seoul, dan Manila, dengan sasaran utama penolakan penangkapan Maduro atas dakwaan narkoba.
Konteks Geopolitik
Penangkapan Maduro terkait tuduhan perdagangan narkoba dan senjata, dijadwalkan sidang di pengadilan New York pada 5 Januari 2026, memicu reaksi beragam dari sukacita oposisi hingga kecaman sekutu seperti Korut. Protes di Paris menyoroti solidaritas internasional terhadap rezim Maduro di tengah kekhawatiran konflik minyak.