
Prabowo Subianto memang pernah menyatakan keinginannya agar petani Indonesia bisa hidup makmur seperti petani di Jerman, di mana mereka memiliki rumah bagus, mobil seperti Golf, dan anak muda tetap tertarik berprofesi sebagai petani.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat kampanye capres pada Januari 2024 dalam dialog dengan Kadin, menyoroti alasan anak muda enggan bertani karena melihat orang tua mereka hidup susah akibat sistem pasar bebas. Ia mengkritik neoliberalisme yang membuat akses pendidikan dan subsidi pupuk sulit bagi petani, serta membandingkan dengan pengalaman pribadinya di desa Jerman yang bau kotoran sapi tapi sejahtera.
Strategi utamanya meliputi pengelolaan pupuk subsidi langsung ke petani tanpa perantara, distribusi benih, dan pembangunan food estate atau lumbung pangan besar untuk swasembada pangan. Tujuannya agar generasi muda mau melanjutkan profesi petani seperti di Jerman, dengan sore bertani lalu malam berdansa di disco.