
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta maaf atas perilaku anggota Polri yang menyimpang dan mencederai rasa keadilan publik, disampaikan saat buka puasa bersama insan pers di Mabes Polri, Rabu (25/2/2026). “Saya ucapkan permohonan maaf apabila ada perbuatan anggota kami yang disadari atau tidak, mencederai keadilan publik,” ujar Sigit, janji tak segan tindak tegas pelaku pelanggaran demi jaga institusi. Pernyataan ini respons kasus seperti kekerasan Bripda Masias di Tual yang tewaskan siswa MTsN Arianto Tawakal.
Siap terima kritik & evaluasi untuk benahi harkamtibmas, penegakan hukum, & keamanan nasional di tengah situasi global.
Sigit sudah 11 kali minta maaf dalam 5 tahun jabat, tunjukkan komitmen transparansi.