Kisah seorang ibu yang sedang terbaring karena stroke setelah diserahkan anak kandungnya ke Griya Lansia Malang menjadi perhatian publik di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa, 15 September 2026. Dalam video yang beredar, seorang perempuan lanjut usia terlihat terbaring di atas tempat tidur ketika proses serah terima pengasuhan dilakukan.

Pengelola Griya Lansia Malang, Arief Camra, mengatakan pihaknya telah beberapa kali meminta anak tersebut mempertimbangkan kembali keputusannya sebelum menandatangani surat penyerahan.
Menurut Arief, Griya Lansia Malang bukan tempat penitipan orang tua biasa, melainkan tempat pengasuhan bagi lansia terlantar. Karena itu, ia memberikan konsekuensi khusus apabila penyerahan dilakukan secara total.
Konsekuensi yang disampaikan kepada sang anak adalah tidak diperbolehkan lagi menjenguk ibunya. Pengelola juga menyatakan tidak akan menghubungi anak tersebut apabila sang ibu meninggal dunia.
Meski telah mengetahui konsekuensi tersebut, pria yang dalam surat disebut bernama Naryo tetap menyatakan bersedia melanjutkan proses penyerahan.

Surat pernyataan bertanggal 15 September 2026 yang beredar turut menjadi sorotan. Dalam dokumen tersebut, pihak yang menyerahkan menyatakan bahwa apabila ibunya meninggal dunia, urusan pemakaman diserahkan kepada Griya Lansia Malang dan dirinya tidak perlu diberi kabar.
Sejumlah laporan menyebut ibu tersebut bernama Dwi Indriyani dan berasal dari wilayah Ngawi. Namun, sebagian informasi mengenai latar belakang keluarga dan alasan lengkap penyerahan masih berasal dari keterangan pengelola serta unggahan media sosial.

Karena itu, alasan di balik keputusan keluarga tersebut belum dapat disimpulkan hanya dari video dan surat yang beredar. Kondisi kesehatan sang ibu, situasi keluarga, serta alasan anak menyerahkan pengasuhan sepenuhnya masih memerlukan penjelasan dari pihak-pihak terkait.
Kisah ini kemudian memunculkan perdebatan di media sosial mengenai pengasuhan orang tua lanjut usia, keterbatasan keluarga, serta fungsi lembaga pengasuhan lansia.