Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Pernikahan Indonesia Sentuh Titik Terendah 10 Tahun

angka pernikahan di Indonesia mencapai titik terendah dalam 10 tahun terakhir pada 2024, dengan 1,48 juta pernikahan menurut data BPS. Tren penurunan ini berlangsung sejak 2022, meskipun 2025 menunjukkan sedikit kenaikan menjadi 1,479 juta.…

angka pernikahan di Indonesia mencapai titik terendah dalam 10 tahun terakhir pada 2024, dengan 1,48 juta pernikahan menurut data BPS. Tren penurunan ini berlangsung sejak 2022, meskipun 2025 menunjukkan sedikit kenaikan menjadi 1,479 juta. Secara keseluruhan dalam satu dekade, penurunan mencapai sekitar 28,63% dari puncak sebelumnya.​

Jumlah pernikahan nasional menurun bertahap: 1,705 juta pada 2022, 1,577 juta pada 2023, dan 1,478-1,48 juta pada 2024. Pada 2025, data Kemenag mencatat 1,479 juta peristiwa hingga akhir Desember, naik tipis 1.231 dari 2024. Tren ini kontras dengan peningkatan konsisten sebelum 2019.​

Provinsi-provinsi Papua mendominasi angka terendah, seperti Papua Pegunungan (58), Papua Tengah (825), dan Papua Selatan (929). Faktor seperti administrasi dan budaya berkontribusi pada angka rendah ini.

​

Penurunan dipicu oleh biaya hidup tinggi, prioritas karir, pendidikan lebih lama, dan perubahan gaya hidup urban. Kenaikan usia minimal nikah pada 2019 juga memengaruhi, dengan 71% anak muda (16-30 tahun) pada 2025 belum kawin. Digitalisasi SIMKAH dan kampanye Kemenag membantu stabilisasi pada 2025.

 

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.