Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Penerima Beasiswa LPDP Ucapkan Terima Kasih kepada Rakyat Indonesia saat Wisuda di Kanada

Alqeshira Najma Feyza menarik perhatian setelah membentangkan tulisan “Terima Kasih Rakyat Indonesia” saat wisuda Teknik Mesin di University of British Columbia, Kanada. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat dan program beasiswa yang membantunya meraih pendidikan tinggi.

Alqeshira Najma Feyza, seorang mahasiswa asal Indonesia, menarik perhatian warganet setelah membagikan momen kelulusannya dari University of British Columbia (UBC), Kanada. Dalam foto yang beredar di media sosial, ia terlihat mengenakan toga sambil memegang selembar kertas bertuliskan “Terima Kasih Rakyat Indonesia” dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Ungkapan tersebut bukan sekadar ucapan perayaan kelulusan. Najma ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang turut berkontribusi dalam perjalanan pendidikannya melalui dukungan pendanaan pendidikan. Baginya, pencapaian akademik tersebut bukan hanya hasil perjuangan pribadi, tetapi juga berkat dukungan banyak pihak yang telah memberinya kesempatan untuk belajar di luar negeri.

Melalui unggahan di akun LinkedIn pribadinya, Najma menceritakan bahwa pada awal Juni 2026 ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknik Mesin atau *Mechanical Engineering* di University of British Columbia, Kanada. Ia mengaku bahwa dahulu belajar di luar negeri merupakan impian yang terasa jauh dari jangkauan. Ia tumbuh dengan mengenyam pendidikan di sekolah negeri di Indonesia sebelum akhirnya memperoleh kesempatan melanjutkan studi di Kanada.

Dalam pesannya, Najma secara khusus menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah berinvestasi dalam pendidikannya. Ia berharap ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang diperoleh selama kuliah dapat memberikan manfaat kembali bagi tanah air. Menurutnya, gelar yang diraih memang mencantumkan namanya, tetapi perjalanan menuju pencapaian tersebut melibatkan dukungan banyak orang.

Najma juga menyampaikan apresiasi kepada program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang disebutnya telah memberikan kesempatan besar untuk mengubah arah hidupnya. Profil profesionalnya mencantumkan bahwa ia merupakan penerima Beasiswa Indonesia Maju untuk menempuh pendidikan sarjana di luar negeri. Karena itu, dukungan beasiswa dan kontribusi masyarakat menjadi bagian penting dalam kisah pendidikannya.

Selain kepada penyelenggara beasiswa, ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga, teman-teman, komunitas mahasiswa Muslim di UBC, serta para dosen dan pembimbing yang mendukung perjalanan akademiknya. Selama kuliah, Najma juga terlibat dalam berbagai kegiatan di lingkungan kampus, termasuk aktivitas akademik dan komunitas teknik.

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian karena memperlihatkan sudut pandang penerima beasiswa terhadap tanggung jawab yang menyertai kesempatan belajar menggunakan dukungan pendanaan pendidikan. Beasiswa tidak hanya membuka akses untuk meraih gelar, tetapi juga diharapkan dapat membantu penerimanya mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi masyarakat.

Kisah Najma menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak selalu berhenti pada pencapaian pribadi. Ketika kesempatan belajar diperoleh melalui dukungan publik dan berbagai pihak, rasa syukur dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata setelah menyelesaikan pendidikan. Harapannya, ilmu yang diperoleh di luar negeri dapat menjadi bekal untuk turut menjawab berbagai tantangan dan membangun Indonesia pada masa mendatang.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.