
Kasus kematian Mahm (9), anak dari Maman Suherman—anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon—mulai terkuak setelah polisi menangkap pelaku HA (31). Penangkapan dilakukan saat HA tertangkap basah mencuri di rumah mantan DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuri, pada Jumat (3/1/2026). Ini membuka tabir gelap yang selama ini diselimuti misteri.
Profil Pelaku
HA lahir tahun 1995 di Palembang, Sumatera Selatan, dan berstatus perantau di Cilegon. Meski begitu, ia punya pekerjaan tetap sebagai karyawan di perusahaan manufaktur besar di kawasan Ciwandan. Status ekonomi stabil ini kontras dengan aksinya sebagai pencuri, menimbulkan pertanyaan soal motif sebenarnya di balik kematian Mahm—apakah terkait pencurian atau ada unsur lain seperti dendam pribadi?
Konteks Lokal Cilegon
Cilegon, sebagai pusat industri di Banten, sering jadi sorotan kasus kriminal seperti pencurian rumah elite (termasuk mantan pejabat seperti Roisyudin). Kasus ini mirip tren pencurian di kawasan industri Ciwandan, di mana pekerja migran terlibat. Polisi kini dalami keterkaitan HA dengan kematian Mahm—mungkin melalui sidik jari, CCTV, atau saksi.