Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Paus Leo: Venezuela Tetap Menjadi Negara Berdaulat Usai AS Tangkap Presiden Maduro

Paus Leo XIV, Paus Amerika pertama yang berasal dari Argentina, menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi politik Venezuela setelah intervensi Amerika Serikat yang menggulingkan Presiden Nicolás Maduro. Pernyataan ini disampaikan dalam khotbah Minggu (4/1/2026) di…

Paus Leo XIV, Paus Amerika pertama yang berasal dari Argentina, menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi politik Venezuela setelah intervensi Amerika Serikat yang menggulingkan Presiden Nicolás Maduro. Pernyataan ini disampaikan dalam khotbah Minggu (4/1/2026) di Vatikan, di mana ia menekankan agar Venezuela tetap menjadi negara merdeka.

Ia juga menyerukan agar semua pihak menghormati hak asasi manusia (HAM) dan supremasi hukum sesuai konstitusi Venezuela.

Latar Belakang dan Konteks

  • Krisis Venezuela: Nicolás Maduro telah memimpin sejak 2013, tapi menghadapi tuduhan pemilu curang pada 2024 dan sanksi internasional. Penggulingan oleh AS pada akhir 2025 (berdasarkan berita ini) menandai eskalasi konflik geopolitik di Amerika Latin.
  • Peran Paus Leo XIV: Sebagai Paus keturunan Amerika Latin, ia sering vokal soal isu sosial, mirip Paus Fransiskus. Pernyataan ini mencerminkan tradisi Vatikan mendukung stabilitas dan HAM di negara-negara krisis.
  • Implikasi Global: AS mungkin membenarkan intervensi atas nama demokrasi, tapi kritik dari Paus bisa memicu perdebatan di PBB atau Uni Eropa tentang kedaulatan.

 

Video: Sindonews

 

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.