Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Pasutri Asal Gresik Diduga Bawa Ayah ke Malang karena Tak Sanggup Merawat

Unggahan viral menyebut pasangan asal Gresik diduga menyerahkan perawatan ayahnya ke yayasan di Malang karena merasa tak sanggup merawat. Kronologi dan alasan lengkap keluarga tersebut masih perlu dikonfirmasi.

Sebuah unggahan di media sosial memicu perbincangan setelah menyebut pasangan suami istri asal Gresik diduga membawa ayah mereka ke sebuah yayasan di Malang karena merasa tidak sanggup merawatnya. Kisah tersebut menuai beragam reaksi warganet, terutama terkait tanggung jawab keluarga terhadap orang tua yang membutuhkan pendampingan.

Dalam unggahan akun Instagram @rumpi_gosip, pengurus yayasan disebut memberikan tanggapan yang mempertanyakan alasan keluarga menyerahkan perawatan sang ayah. Unggahan itu juga memuat pernyataan bahwa anak-anak seharusnya mampu merawat orang tua mereka, serta kritik terhadap pihak yang baru menyampaikan keberatan setelah kisahnya viral di media sosial.

Seorang ayah lansia asal Gresik menjadi sorotan setelah diduga dibawa ke Malang oleh anak dan menantunya karena alasan tak sanggup merawatnya. Pengurus yayasan yang menangani kasus ini menyayangkan tindakan tersebut dan menegaskan bahwa orang tua tetap membutuhkan perhatian serta perawatan yang layak di usia senja.

Cerita tersebut memunculkan diskusi mengenai kewajiban keluarga, keterbatasan dalam merawat lansia, dan peran lembaga sosial dalam memberikan pendampingan. Sebagian warganet menilai orang tua perlu mendapatkan perhatian dari anak-anaknya, sementara persoalan perawatan lansia juga dapat melibatkan kebutuhan medis, tenaga, dan kemampuan finansial keluarga.

Namun, informasi dalam unggahan tersebut belum cukup untuk memastikan kronologi lengkap, identitas keluarga, kondisi kesehatan sang ayah, maupun alasan sebenarnya di balik keputusan penyerahan perawatan. Pernyataan yang dikutip dari media sosial juga belum dapat dianggap sebagai gambaran utuh dari semua pihak yang terlibat.

Karena itu, kabar ini perlu disikapi secara hati-hati sembari menunggu keterangan yang lebih lengkap dan terverifikasi. Penitipan orang tua di lembaga perawatan tidak dengan sendirinya membuktikan penelantaran; penilaian perlu mempertimbangkan kondisi lansia, proses pengambilan keputusan, serta tanggung jawab dan kesepakatan keluarga.

Dwi Anggoro

Pewarta

Dwi Anggoro

seorang mahasiswa di Yogyakarta yang menjalani kesehariannya dengan sederhana. Di sela aktivitas kuliah, Saya kerap menghabiskan waktu di angkringan untuk membaca, Menulis, dan menikmati suasana khas Jogja.