Sebuah unggahan di media sosial memicu perbincangan setelah menyebut pasangan suami istri asal Gresik diduga membawa ayah mereka ke sebuah yayasan di Malang karena merasa tidak sanggup merawatnya. Kisah tersebut menuai beragam reaksi warganet, terutama terkait tanggung jawab keluarga terhadap orang tua yang membutuhkan pendampingan.
Dalam unggahan akun Instagram @rumpi_gosip, pengurus yayasan disebut memberikan tanggapan yang mempertanyakan alasan keluarga menyerahkan perawatan sang ayah. Unggahan itu juga memuat pernyataan bahwa anak-anak seharusnya mampu merawat orang tua mereka, serta kritik terhadap pihak yang baru menyampaikan keberatan setelah kisahnya viral di media sosial.

Cerita tersebut memunculkan diskusi mengenai kewajiban keluarga, keterbatasan dalam merawat lansia, dan peran lembaga sosial dalam memberikan pendampingan. Sebagian warganet menilai orang tua perlu mendapatkan perhatian dari anak-anaknya, sementara persoalan perawatan lansia juga dapat melibatkan kebutuhan medis, tenaga, dan kemampuan finansial keluarga.
Namun, informasi dalam unggahan tersebut belum cukup untuk memastikan kronologi lengkap, identitas keluarga, kondisi kesehatan sang ayah, maupun alasan sebenarnya di balik keputusan penyerahan perawatan. Pernyataan yang dikutip dari media sosial juga belum dapat dianggap sebagai gambaran utuh dari semua pihak yang terlibat.
Karena itu, kabar ini perlu disikapi secara hati-hati sembari menunggu keterangan yang lebih lengkap dan terverifikasi. Penitipan orang tua di lembaga perawatan tidak dengan sendirinya membuktikan penelantaran; penilaian perlu mempertimbangkan kondisi lansia, proses pengambilan keputusan, serta tanggung jawab dan kesepakatan keluarga.