
Danantara mulai aktif membeli saham di pasar modal pada Senin, 2 Februari 2026, dengan fokus pada emiten berkualitas tinggi.
CIO Pandu Sjahrir menegaskan prioritas pada saham dengan fundamental solid, valuasi menarik, arus kas positif, serta likuiditas memadai, sebagai bagian dari alokasi aset strategis tanpa target harian tetap. Investasi dilakukan rutin setiap hari melalui manajer investasi, memanfaatkan volatilitas pasar sebagai peluang capital gain.
Langkah ini sejalan dengan rencana setengah dana Danantara 2026 masuk public market domestik, pasca-aktivitas awal sejak Desember 2025, untuk dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.