
Austria menghidupkan kembali tradisi kuno Krampusnacht atau Krampuslauf saat perayaan Natal, di mana warga mengenakan kostum makhluk setengah kambing setengah iblis yang menyeramkan untuk berpawai di jalanan.
Asal Tradisi
Tradisi ini berakar dari folklore Pegunungan Alpen sejak abad pertengahan, melambangkan dualitas kebaikan (St. Nikolaus) dan kejahatan (Krampus) untuk mendisiplinkan anak nakal dengan ancaman “diculik” ke dunia bawah.
Pelaksanaan Modern
Setiap 5 Desember, parade di desa-desa seperti Salzburg dan Tyrol menampilkan ratusan peserta berpakaian tanduk besar, bulu lebat, dan rantai, sambil menabuh drum serta mengguncang lonceng untuk menciptakan suasana horor yang menyenangkan.
Makna Saat Ini
Perayaan ini yang sempat pudar atau dilarang kini bangkit sebagai festival wisata, mempererat komunitas dan menjaga warisan budaya pagan-Kristen di tengah musim dingin.