
Iran menutup wilayah udaranya secara sementara pada 14 Januari 2026 untuk semua penerbangan kecuali sipil internasional berizin, sebagai antisipasi ketegangan dengan AS di tengah demo anti-pemerintah masif. Penutupan ini berlangsung hingga 15 Januari, picu rute alternatif maskapai seperti Air India dan Aeroflot yang terdampak.
Latar Ketegangan
Situasi dipicu protes domestik sejak Desember 2025 yang tewaskan ratusan, ditambah sanksi Trump dan ancaman militer AS terkait stabilitas regional. Flightradar24 catat wilayah udara kosong total selama 2+ jam, sinyal kesiapsiagaan tinggi.
Dampak Global
Pembatasan ganggu lalu lintas udara Timur Tengah, tapi dibuka kembali malam 15 Januari setelah situasi terkendali sementara.