
Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) TNI AL memang sedang mempersiapkan pasukan untuk misi perdamaian dan kemanusiaan di Gaza, Palestina, sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) berdasarkan Resolusi PBB 2803.
Koarmada RI menggelar apel kesiapan pasukan pada 18 Februari 2026 di Kolinlamil Jakarta Utara, melibatkan 55 personel khusus: tim kesehatan, Denjaka (pasukan katak tempur), dan penyelam, didukung KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (kapal rumah sakit). TNI AL kemungkinan kirim lebih dari satu kapal mengingat skala misi nasional.
Total pasukan Indonesia: brigade komposit 8.000 personel TNI (AD, AL, AU), fokus kemanusiaan—perlindungan sipil, bantuan medis, rekonstruksi, pelatihan polisi Palestina—bukan tempur atau demiliterisasi. Timeline: 1.000 personel siap awal April 2026, seluruhnya akhir Juni 2026; tunggu persetujuan Presiden Prabowo dan Palestina. Latar: Dukung skema perdamaian Trump dan Board of Peace, kurangi eskalasi konflik Gaza. Persiapan ini tekankan kesiapan sewaktu-waktu, tapi keberangkatan tergantung keputusan politik dan mandat internasional.