Seorang lansia bernama Mak Yati (75) menjadi sorotan setelah kisah perjuangannya merawat anak angkat penyandang disabilitas viral di media sosial.
Di usianya yang sudah senja, Mak Yati masih berjualan keliling dengan berjalan kaki sambil menggendong Anisa (6), anak yang ia rawat sejak berusia lima hari setelah ditinggalkan kedua orang tuanya.
Mak Yati bercerita, saat itu tidak ada yang bersedia mengasuh Anisa karena memiliki kelainan pada salah satu kaki yang lebih kecil dan bengkok. Tanpa ragu, ia memilih merawat dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang layaknya anak kandung sendiri.

Selama enam tahun terakhir, Anisa selalu menemani Mak Yati mencari nafkah. Meski tenaganya tak lagi sekuat dulu, ia tetap berjualan setiap hari demi memenuhi kebutuhan hidup mereka berdua.
Dalam sehari, penghasilannya hanya sekitar Rp8.000, bahkan belum cukup untuk membeli beras.
Di tengah segala keterbatasan, Mak Yati tidak pernah meninggalkan Anisa. Kisah tentang cinta, pengorbanan, dan ketulusan seorang ibu yang tidak terikat hubungan darah ini pun menyentuh hati banyak orang dan menuai simpati luas dari masyarakat.