
Pendaki Fahad Alami Radang Dingin Parah Setelah Terjebak 3 Hari di Puncak Gunung 8.000 Meter
Pendaki Fahad menunjukkan kondisi jari-jarinya yang menghitam dan kaku akibat radang dingin setelah terjebak semalaman di puncak gunung setinggi 8.000 meter. Ia mengaku menghabiskan 3-4 hari perjalanan sebelum kehabisan oksigen, yang memicu halusinasi dan keputusan bermalam tanpa tambahan oksigen.
Kronologi Kejadian
Fahad memulai pendakian dengan persiapan standar, tapi kondisi ekstrem di ketinggian tersebut menyebabkan kelelahan parah dan halusinasi akibat hipoksia. Malam itu, badai dingin membuatnya tak bisa turun, sehingga jari-jarinya membeku total setelah paparan suhu minus puluhan derajat sepanjang malam.
Dampak Medis
Radang dingin stadium berat ini mengakibatkan nekrosis jaringan, di mana kulit menghitam karena aliran darah terhenti. Tanpa evakuasi cepat, risiko amputasi tinggi; kasus serupa sering terjadi di gunung seperti Everest.
Peringatan Keselamatan
Kisah Fahad jadi pengingat pentingnya oksigen suplemen di atas 8.000 mdpl, prakiraan cuaca akurat, dan tim pendukung. Pendaki disarankan bawa satelit phone dan turun saat tanda hipoksia muncul.