
Kim Ju Ae, putri sulung Kim Jong Un, semakin menonjol sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara berdasarkan analisis intelijen Korea Selatan.
Putri Kim Jong Un yang diperkirakan berusia awal remaja ini pertama muncul publik sekitar 2022, sering mendampingi ayahnya di acara kenegaraan seperti inspeksi militer dan perayaan nasional. Media Korut kini sebut dia “orang berharga” dengan protokol tinggi mirip elit Partai Buruh.
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) nilai Kim Ju Ae telah masuk tahap “penunjukan internal” sebagai penerus, terlihat dari kehadiran strategisnya di Istana Kumsusan dan masukan kebijakan. Kongres Partai Buruh akhir Februari 2026 diprediksi jadi momen pengukuhan, potensial jadi pemimpin perempuan pertama Korut.