
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berencana memberikan vaksin HPV gratis kepada anak laki-laki usia 11 tahun (kelas 5 SD) mulai tahun 2027 sebagai bagian dari percepatan eliminasi kanker serviks, meski uji coba awal untuk kelompok ini dijadwalkan 2026 di provinsi dengan cakupan imunisasi tinggi.
Vaksin HPV melindungi dari virus penyebab kanker serviks (pada perempuan), kanker penis/anus, serta kutil kelamin (pada laki-laki); laki-laki berperan sebagai carrier yang bisa menularkan ke pasangan. Saat ini, program fokus anak perempuan usia 11 tahun (kelas 5 SD) via Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS HPV), dengan target 90% cakupan nasional 2030.
2026: Uji coba untuk anak laki-laki di 3–13 provinsi prioritas (cakupan >90%).
2027: Mulai nasional, satu dosis gratis untuk usia 11 tahun (sekolah/non-sekolah); catch-up hingga usia 15 tahun.
Pendukung: Edukasi mitos vaksin, skrining DNA gratis untuk wanita 30–60 tahun, target 40 juta skrining dalam 5 tahun.
Program ini gratis via APBN/puskesmas, aman (dosis tunggal efektif 90%+), dan selaras WHO untuk eliminasi kanker serviks 2030.