Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Kasus: Penipuan Dan Mengeksploitasi Anak-anak Penderita Kanker

Jaringan penipu global ini mengeksploitasi anak-anak penderita kanker dengan memaksa mereka membuat video emosional untuk penggalangan dana palsu, termasuk menangis, memohon bantuan, dan bahkan digunduli demi tampilan tragis.[3]   ## Detail Penipuan Pelaku beroperasi…

Jaringan penipu global ini mengeksploitasi anak-anak penderita kanker dengan memaksa mereka membuat video emosional untuk penggalangan dana palsu, termasuk menangis, memohon bantuan, dan bahkan digunduli demi tampilan tragis.[3]

 

## Detail Penipuan

Pelaku beroperasi secara internasional, berbasis di Israel dan AS, serta menargetkan keluarga dari negara seperti Filipina, Kolombia, dan Ukraina. Mereka memproduksi video yang mengumpulkan jutaan dolar, tetapi keluarga korban hanya menerima sedikit atau tidak sama sekali dari dana tersebut.[1][3]

BBC Eye Investigations mengidentifikasi Erez Hadari, warga Israel yang tinggal di Kanada, sebagai salah satu tokoh kunci yang mencari “anak-anak cantik usia sembilan tahun tanpa rambut”.[3]

 

## Dampak pada Korban

Sembilan keluarga yang diwawancarai BBC melaporkan bahwa anak mereka, seperti Khalil di Filipina yang meninggal setahun kemudian, tidak mendapat bantuan meski penggalangan dana sukses mengumpulkan hingga US$27.000.[3]

Beberapa ibu mengaku anak mereka diminta mencukur rambut untuk syuting, dengan janji palsu bahwa dana akan sampai ke mereka.[3]

 

## Respons Organisasi

Organisasi seperti Chance Letivka, Walls of Saint, dan Little Angels tidak merespons tuduhan BBC. Informan internal mengonfirmasi praktik eksploitatif ini untuk memaksimalkan donasi emosional.[3]

 

[1](https://www.youtube.com/shorts/tcglgExWOKI)

[2](https://www.facebook.com/BBCNewsIndonesia/photos/isis-kehilangan-teritori-mereka-pada-2019-oleh-koalisi-pimpinan-as-yang-terdiri-/1333973982100712/)

[3](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cx258jjzq0wo)

[4](https://www.tiktok.com/@bbcnewsindonesia/photo/7588841767533907207)

[5](https://www.instagram.com/reel/DSwy3SND9Y2/)

[6](https://www.instagram.com/bbcindonesia/)

[7](https://www.facebook.com/BBCNewsIndonesia/videos/jaringan-penipu-global-mengekploitasi-anak-anak-yang-terkena-kanker-dan-orang-tu/1407977801289251/)

[8](https://sigap88news.co.id/penipu-mencuri-donasi-jutaan-dolar-dari-anak-anak-pengidap-kanker-pelaku-beralamat-di-israel-dan-as/)

[9](https://www.tiktok.com/@bbcnewsindonesia/video/7588441028215000341)

[10](https://www.facebook.com/BBCNewsIndonesia/posts/jaringan-penipu-mencuri-donasi-jutaan-dolar-dari-anak-anak-pengidap-kanker-pelak/1329327312565379/)

 

Video: BBCIndonesia

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.