
Jon Foreman, seniman land art asal Pembrokeshire, Wales, memang terkenal menciptakan instalasi sementara dari bahan alam seperti batu, daun, pasir, dan kayu apung di pantai serta hutan sekitar. Ia sering menyusun daun-daun jatuh menjadi pola spiral atau mandala rumit yang menekan keindahan sementara alam.
Teknik dan Tema
Mandor menghabiskan berjam-jam menyortir dan menyusun daun berdasarkan ukuran serta warna untuk membentuk formasi hipnotis, seperti menyalakan atau lingkaran organik di lantai hutan. Karyanya bersifat efemeral—hilang oleh angin atau hujan—sebagai simbol penerimaan ketidakkekalan, sekaligus menciptakan ketenangan meditatif bagi pembuat dan penonton.
Galeri dan Pengaruh
Contoh karya daunnya terlihat di Instagram @sculpttheworld, termasuk pola daun pohon di hutan Wales yang memukau. Ia menginspirasi seni tanah global dengan menunjukkan kreativitas tak membutuhkan alat mahal, hanya observasi alam mendalam.