Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

Jogja Memilih Hening di Perayaan Tahun Baru 2026

Yogyakarta — Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta berlangsung lebih tenang dan intim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kawasan Malioboro hingga Pantai Parangtritis, yang biasanya dipenuhi pesta kembang api dan keramaian, kali ini diwarnai suasana…

Yogyakarta — Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta berlangsung lebih tenang dan intim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kawasan Malioboro hingga Pantai Parangtritis, yang biasanya dipenuhi pesta kembang api dan keramaian, kali ini diwarnai suasana hening dengan doa bersama, lampu hias sederhana, serta kebersamaan keluarga di lingkungan permukiman.

Sejumlah warga memilih merayakan pergantian tahun dengan berkumpul bersama keluarga, berbincang santai di teras rumah, atau mengikuti kegiatan doa bersama. Minimnya pesta kembang api dan petasan membuat suasana malam pergantian tahun terasa lebih khidmat dan penuh makna.

Pilihan ini disebut lahir dari empati kolektif masyarakat Yogyakarta terhadap isu lingkungan, khususnya polusi udara yang kerap meningkat setelah perayaan besar. Selain itu, solidaritas sosial pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia turut memengaruhi cara warga merayakan pergantian tahun. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta sejak akhir 2025 juga mendorong kampanye “Tahun Baru Tanpa Petasan”. Sebagai gantinya, pemerintah dan komunitas lokal menghadirkan berbagai acara alternatif, seperti pentas seni tradisional di kawasan Taman Sari, konser akustik berskala kecil di alun-alun, serta kegiatan budaya yang menekankan nilai refleksi dan harapan baru. Atmosfer damai pada perayaan Tahun Baru 2026 ini dinilai semakin memperkuat identitas Yogyakarta sebagai kota budaya yang menjunjung kebijaksanaan dan kesederhanaan. Di kota ini, kegembiraan tidak semata diukur dari gemerlap perayaan, melainkan dari kebersamaan, kepedulian sosial, dan keharmonisan dengan lingkungan.

 

Video: humasjogja

 

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.