
Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan Kampung Haji di kawasan Takher, Mekkah, Arab Saudi, dengan mengakuisisi Hotel Novotel Takher dan lahan seluas 5 hektare. Peninjauan lokasi dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade pada 28 Desember 2025 untuk memastikan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pelayanan jemaah.
Rencana Pembangunan
Proyek ini menargetkan operasional mulai 2026, dengan pembangunan 13 tower akomodasi yang terintegrasi, termasuk restoran berkapasitas 500 jamaah per tower, ruang pertemuan, pusat kebugaran, dan ruang ibadah terpisah. Lokasi berjarak sekitar 2,5 km dari Masjidil Haram dirancang untuk kenyamanan jemaah haji dan umrah, khususnya lansia dan difabel, serta sebagai pusat layanan terpadu seperti klinik kesehatan.
Dukungan dan Latar Belakang
Inisiatif ini didukung penuh oleh pemerintah Arab Saudi setelah komunikasi Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada 8 Desember 2025, menandai reformasi pelayanan haji Indonesia. CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya meninjau lebih dari 10 opsi lahan pada Agustus 2025 untuk mewujudkan fasilitas permanen ini.