Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

IHSG Anjlok, Prabowo Marah: BEI & OJK Direstrukturisasi

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan sangat marah atas sorotan MSCI terkait transparansi kepemilikan saham dan free float di pasar modal Indonesia, yang picu IHSG anjlok hingga trading halt pada akhir Januari 2026. Hashim Djojohadikusumo ungkap…

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan sangat marah atas sorotan MSCI terkait transparansi kepemilikan saham dan free float di pasar modal Indonesia, yang picu IHSG anjlok hingga trading halt pada akhir Januari 2026.

Hashim Djojohadikusumo ungkap di ASEAN Climate Forum (11/2/2026) bahwa Prabowo geram karena isu ini ancam kehormatan negara, rugikan ribuan investor ritel, dan pertaruhkan reputasi OJK-BEI; MSCI beri ultimatum perbaikan hingga Mei 2026 atau status Emerging Market turun ke Frontier.

Akibatnya, Prabowo perintahkan Direktur Utama BEI Iman Rachman mundur, plus 4 petinggi OJK diganti (termasuk pengganti Ketua sementara), sebagai sinyal restrukturisasi cepat demi pulihkan kredibilitas.

Petinggi BEI anyar (Jeffrey Alexander) sambut positif arahan Prabowo sebagai dukungan reformasi, termasuk demutualisasi BEI, naikkan free float, tingkatkan investasi dana pensiun/asuransi dari 8% ke 20%, serta suntik likuiditas via BPI Danantara dan BPJS/Taspen.

OJK janji telusuri lebih lanjut, dengan pengawasan pemerintah kini lebih ketat untuk cegah degradasi indeks global.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.